Posted by Arif • None

Penghuni rumah baru yang usil



waktu itu ceritanya saya bantu saudara yang lagi pindahan ke rumah baru di daerah bogor. rumahnya lumayan bagus, lebih besar dari hunian mereka sebelumnya di jakarta. waktu itu saya umur 18 tahun disuruh bli sofa dari toko furniture dan memandu supir untuk ditempatkan di rumah baru tersebut. singkat cerita sampailah sofa baru tersebut di rumah saudara saya sehabis maghrib, dan karena udah maghrib jadi saya memutuskan menginap di rumah itu. karena lantai 2 rumah itu masih padam lampunya, saya masih tidak berani naik ke atas, lagipula rumahnya memang cukup besar, keliatan ga enak aja kalo lampunya mati.
yaudah, saya malam itu tidur di sofa di ruang tamu.
kala itu memang malam pertama saya menginap di rumah itu, atau bisa dibilang saya orang pertama yang menginap di rumah itu.
kejadian aneh pun berlangsung di menit-menit pertama, saya sambil nonton film di tv, tiba-tiba aja ada suara orang mengobrol dari arah dapur, suaranya dari pelan semakin kencang seperti ada keramaian. saya jadi gentar, dirumah itu saya tinggal sendiri, ditambah lagi keadaan komplek situ sangat sepi dan angker. saya khawatir dengan 2 hal kalau engga maling, dan yang lain.
akhirnya suara tv saya keraskan, dan saya berusaha tidur.
kemudian tak terasa sampai juga saya di tengah malam, mata saya sudah lelah dan mencoba memejam. namun, kembali saya dikagetkan suara2 aneh dari lantai 2, seperti suara orang berjalan. kali ini saya agak kaget dan duduk di sofa, perasaan saya sudah sangat tidak enak.
saya ambil hp dan coba telfon sepupu saya, alhamdulillah diangkat, dia bilang sebentar lagi pulang.
saya jadi agak lega, saya kembali berbaring di sofa, namun perasaan jadi makin tak enak, merinding seolah ada yang sedang mengawasi saya dari arah tangga. dengan perasaan yang tidak enak, saya coba ganti2 channel tv mencari suasana yang seru.
agak lama kemudian, akhirnya saya tertidur dan dibangunkan oleh suara orang, "woi, rif, bangun, kok pintu ga lo konci sih?"
ternyata itu sepupu saya pulang, akhirnya saya lega dan plong karena sudah ada teman.
"iya tadi gw nunggu tukang nasi goreng eh ketiduran".
"yaudah, nih gw makanan kalo lo laper".
kemudian kami berdua mengobrol sambil cerita2 apa yang saya alami barusan.
akhirnya dengan perut yang kenyang saya jadi mengantuk dan tertidur kembali. ga lama kemudian lagi ada yang menepuk pundak saya, "rif gw ke depan dulu ya beli rokok, pintu jangan dikonci dulu ya"
kata sepupu saya, saya mengiyakan aja sambil memejamkan mata.
malam pun semakin larut, singkat cerita saya sudah terbenam dalam tidur saya, kemudian di tengah tidur saya, ada yang menepuk pundak saya lagi.
kali ini berulang-ulang.
"iya, ga gw konci kok pintunya".
saya bilang seperti itu tanpa membalikkan badan. karena jengkel dengan gangguan tepukannya saya akhirnya membalikkan badan dan membuka mata,
ternyata tidak ada orang disekitar saya. saya jadi kaget, dan bangun sambil liat jam, jam udah menunjukan pukul 2 pagi. saya celingak celinguk sendiri memperhatikan sekitar, tv sudah mati dan suasana sangat sepi di ruang tamu ini.
akhirnya saya tidur lagi dan terbenam dalam mimpi sampai pagi.
keesokan paginya, saya bertanya ke sepupu saya, "eh semalem lo pulang jam brp yang abis ke warung?"
"bentar kok, 10 menitan kali gw keluar, emg knp?"
gpp nanya aja, sial ternyata malam itu saya benar-benar digangguin oleh penghuni rumah tersebut.
saya ingin menceritakan tapi masih tidak enak karena rumah baru, mungkin nanti nunggu waktu yang tepat.
tamat
© 2020 kliwon.com. All rights reserved.