Lampung Lampung
Posted by Nattons • 14-06-2015 23:37

Rumah baru



Ya, ini kisa nyata..
Disini sudut pandangnya pake kata "aku" biar terkesan horor. Hehe.
.

Waktu itu aku masih smp.
Aku pindah rumah ke daerah yang bisa dibilang masih jarang perumahan.
Kebetulan tetangga aku hanya bersebelahan.
.
Suatu hari, pas aku sampe rumah, hujan turun deras.
Orang tua ku lagi gk dirumah, alhasil aku ke tetangga sebelah sambil nunggu ortu dan nunggu ujan turun.
.
"eh, kamu tinggal disana ya?"
"iya, emang ada apa ya bu?"tanyaku.
"hati hati aja disana itu, serem tau."
"emangnya ada apa ya?"
"kalo malam lagi gelap gulita, sering ada penampakan"
"ih ibu ini nakut2in aja"
"iya, waktu itu pas lg gerhana bulan kan gelap. Sebelum kamu pindah, disana ada sesuatu yang aneh"
"apa itu?"
"ada suara tangisan bayi, padahal rumah itu kosong, dan gak ada rumah lain disekitar kita dalam radius 200meter. Gak mungkin juga kan ada ibu2 bawa bayi malem2 lewat sini?"
"iya juga ya,"
"pokoknya kamu musti sering2 ibadah deh".
.
Setelah magrib, ibuku menjeputku dan pulang ke rumah.
Ya, malam itu tak terjadi apa apa. Hehe.
.
Beberapa tahun berlalu, sudah saatnya aku pindah dari rumah ini.
Disinilah terjadi sesuatu yang mungkin pengalaman pertamaku.
.
Kedua orang tuaku akan pergi dari pagi.
Sebelum mereka pergi, kami bercanda sejenak sebentar.
Tawa dan canda kami menjadi sunyi ketika kalender gantung di ruang keluarga tiba2 goyang kiri kanan.
Padahal tidak ada angin disini, dan jendela pun tertutup rapat.
.
Karna penasaran, aku mendekati kalendar itu dan berharap ada sesuatu dibelakangnya yang menggerakkan nya.
Setelah ku ambil, ternyata tidak ada apa apa dibelakangnya.
Puas dengan apa yang kudapatkan, aku menggantungkan nya kembali.
Setelah kulepas genggamanku dari kalender itu, secara tiba2 kalender itu bergerak lagi kiri dan kanan.
Kukira ketika meletakkan nya aku tak sengaja mengayunkan nya.
Maka aku pun menghentikan gerakan goyangan itu.
Setelah 5 detik diam, tiba2 kalendar itu bergerak lagi, kali ini sampai2 paku nya lepas dari dinding rumah.
.
Ayahku langsung menebar garam dan membaca doa.
.
Tak berhenti sampai disitu.
.
Orangtuaku rupa nya pulang larut malam, aku sendirian dirumah.
Keadaan sekitar rumah gelap gulita, tidak ada sinar bulan.
Aku asik nonton tivi yang acara nya the lord of the rings, (masih inget, hehe)
.
Tiba2 ada sambaran cahaya merah di depan pintu ku.
Aku dapat melihat dengan jelas warna merah itu, karna pintu nya sedikit longgar.
Aku mengabaikan nya, kukira hanya petir yang menyambar terlalu dekat karna keadaan memang agak gerimis.
.
Setelah beberapa saat, tiba2 kudengar ada ketokan suara pintu disertai salam, "assalamualaikum",
aku hanya mendengarnya sekali.
.
Aku tidak membukakan pintu karna pada umum nya jika ada yang bertamu pasti mengucapkan salam setidaknya 3 kali, tapi ini hanya sekali.
Dan siapa juga yang mau bertamu di tengah gerimis dan gelap pada pukul 11 malam.
.
Aku mengabaikan nya, dan mulai merasa merinding.
.
Rasa merinding perlahan mulai hilang karna seru nya film ini.
.
Tiba2 ada suara yang sedang memainkan botol kaca.
Ya memang di belakangku ada 1 set botol coca cola kaca yang kosong.
Suara itu makin menjadi,
aku mulai berkata, "eh lo yang lagi maenin botol, bisa diem gak? Lagi seru ni film."
tiba2 suara botol itu berhenti.
.
Beberapa saat kemudian terdengar lagi suara2 botol itu.
Setelah itu aku langsung berkata, "eh **** (sensor), bisa diem gak lo? Ntar gw tabok baru tau lho."
.
Suara itu seketika hilang.
Semua menjadi sunyi, kecuali suara tivi yang lagi iklan.
Tiba2 lampu di rumahku mati, jleep, tapi rumah tetanggaku tidak mati. Dan dari sela sela pintu, lampu ruang keluarga tidak mati, tetapi lampu tempatku berada dan kamar yang terbuka pintu nya juga tivi nya mati.
.
Beberapa detik kemudian terdengar suara tangisan bayi tepat berasal dari suara bunyian botol itu berasal, yaitu dibelakangku.
.
Jantung berdebar2, aku langsung lari ke kamar tidur dan mengambil selimut dan mengunci pintu.
Suara tangisan bayi itu makin mendekat, padahal pintu nya sudah kukunci.
Aku tak berani membuka selimut, dan berusaha untuk tidak berteriak dan pura pura tidur.
Akhirnya suara itu hilang dan aku tertidur.
Tepat pukul 12 malam orang tua ku pulang dan menyadarkan aku dari tidurku.
Setelah aku menceritakan semua itu kepada orang tuaku, pada pagi itu juga kami pindah dari rumah itu dan tak pernah kembali.
.
.
Ngomong2 kasian juga ya tetanggaku itu,,,
© 2020 kliwon.com. All rights reserved.