Bali Bali
Posted by redvelvet • 11-02-2016 04:40

Misteri Pulau 'B'



Ini adalah cerita kakak perempuanku, dia menceritakan aku beberapa kisah nyata yang dialami oleh beberapa temannya di sana.
Cerita 1
Pada saat kakakku smp, ini kejadiannya sekitar 9 tahun lalu, ia berwisata ke pulau Bali bersama teman-temannya satu angkatan, nama kakakku Gina, dia di bali selalu berkumpul dengan satu kelompoknya, satu kelompok beranggotakan empat orang, jadi kemanapun mereka selalu bersama, satu kamar juga. Nama temannya sebut saja Dev, Opi, dan Chai.
Pada saat di Tanah Lot, ada ular besar yang dianggap suci dan keramat, mereka diperbolehkan masuk dengan membayar seribu rupiah di waktu itu, dengan beberapa syarat salah satu syaratnya mereka harus memegang ularnya. Karena kakakku tidak suka dengan ular dan dia hanya ingin berfoto di pantai, maka dia mengajak teman-temannya untuk pergi. "Foto-foto yuk, pantainya bagus tuh", kata Gina, namun Chai menolak, "Aku pengen liat ularnya mumpung di sini, kalau pantai kan udah biasa kan", kelihatannya Chai penasaran sekali dengan ular itu, "Gini aja deh, Gina sama aku foto-foto di tepi pantai, Opi nemenin Chai liat ularnya" kata Dev menengahi. Akhirnya mereka setuju dengan kesepakatan itu, maka pergilah Gina dan Dev untuk berfoto-foto di tepi pantai.
Setelah membayar, Opi dan Chai masuk untuk melihat ularnya, karena Opi anak pendiam dia tidak banyak bicara dan melakukan apa yang diperintahkan, "Ih geli , jijik deh, aku ga mau pegang deh aku liatin aja" kata Chai, kemudian bapak yang jaga ularnya menasehatinya agar tidak berbicara seperti itu di depan ular, karena ular tersebut dipercaya sebagai ular suci, dan mereka akhirnya keluar dari tempat itu.
Sepulang dari Bali, hal yang menyedihkan terjadi pada Chai, sesampainya di rumah, Chai tidak dapat menggerakkan kakinya, hanya dapat menggerakkan badannya saja, sungguh aneh karena setelah ke dokter tidak ada penyakit terdeteksi di dalam tubuhnya, sampai akhirnya orang tua Chai memanggil orang pintar agar anaknya sembuh, setelah orang pintar tersebut melihat keadaan Chai, dia menyimpulkan bahwa Chai diikuti beberapa Jin dari Bali, Jin tersebut berbentuk hewan-hewan yang sangat kuat, mungkin beberapa penjaga ular suci tadi. Setelah orang pintar tadi melakukan beberapa ritual kepada Chai, akhirnya dia bilang bahwa dia tidak sanggup karena kuatnya jin-jin tersebut, banyak orang pintar yang dipanggil orang tuanya tetapi tidak ada yang bisa menyembuhkannua dan sampai sekarang Chai masih tidak bisa berjalan.

Cerita 2
Cerita ini cerita dari teman kakakku, sebut saja namanya Joanna.
Nenek Joanna adalah orang pintar, maksudnya adalah orang yang bisa liat mahluk yang tidak dapat dilihat secara kasat mata dan neneknya memutuskan untuk membuka mata batin Joanna.
Pada saat itu Joanna pergi berwisata ke Bali bersama teman-temannya satu sekolah, kalau dari Jawa jalan ke Bali pasti lewat hutan-hutan yang sepi dan jalannya juga banyak tikungan tajam, kalau malam sangat terasa keseramannya, di bis Joanna duduk di tepi, sambil melihat keluar ke arah jendela, dengan tatapan mata kosong tiba-tiba Joanna melihat wanita memakai baju putih rambutnya panjang di pinggir jalan, namun setelah bisnya melewati wanita tadi, wanita tadi muncul lagi, muncul lagi, muncul lagi, dan muncul lagi seperti jadi banyak, dan hal anehpun terjadi, rasanya dingin dengan setengah sadar Joanna sikapnya aneh, dia teriak-teriak dan menyanyikan lagu jawa, sambil menunjuk anak laki-laki yang berada di belakang, dia memaki-maki dan berkata "Kalian jangan ramai di sini, kalian sangat mengganggu kami", kemudian para guru langsung membacakan doa untuk Joanna, dan Joanna pun langsung pingsan. Akhirnya suasana mencekam tadi berubah lagi menjadi tenang, ternyata sebelum kejadian, anak laki-laki yang berada di belakang memang sangat berisik, bahkan beberapa ada yang mengumpat.

Cerita 3
Masih cerita teman kakakku Joanna, Joanna memiliki teman dekat, sebut saja namanya Ariana.
Setelah sampai di Bali, mereka ke tempat wisata, di sana mereka menemui banyak sekali dupa/sesajen yang diletakkan di beberapa tempat, mungkin memang kepercayaan di sana sangat kental.
Tiba-tiba Ariana jalan dengan ceroboh dan tidak terhindarkan dia menginjak sebuah sesajen di pinggir jalan, namun dia biasa saja dan dibiarkannya sesajen itu, tidak lama tiba-tiba "braakkkk" ada sebuah mobil melaju kencang menyerempet Ariana tepat mengenai wajahnya sampai dia jatuh, segera teman yang lain menolongnya, namun wajahnya penuh luka, akhirnya dia dilarikan ke rumah sakit terdekat.


Dari tiga cerita tersebut, dapat kalian simpulkan sendiri bagaimana seharusnya sikap kalian, jika kalian pergi ke tempat tersebut dan pulang dengan selamat.
© 2020 kliwon.com. All rights reserved.