Posted by Deathly_Smile • 07-08-2016 06:18

Tidur??



Aku tidak mau tahu apakah kamu percaya denganku.
aku hanya ingin memberitahumu kalau ini Kisah Nyata.

Namaku Iqbal Pratama.Umurku 14 tahun.
Aku anak yang pendiam.
Aku jarang bicara dengan orang lain.Aku tinggal sendiri.Orang tuaku meninggalkanku saat umurku 10 tahun.
Aku sering di bully oleh teman temanku di sekolah.Mereka bilang kalau aku adalah anak yang misterius dan aneh.Tapi menurutku aku normal sama seperti anak anak yang lain.
pada suatu malam,aku mendengar suara derit pintu dari lantai bawah.itu membuatku sedikit bingung.
Padahal Aku benar benar yakin kalau aku sudah menguncinya.
Aku mencoba mengeceknya,
dan benar saja pintunya terbuka lebar.Aku menutup pintu dan memastikannya sudah terkunci.
Saat sedang menaiki anak tangga,aku mendengar derit pintu lagi.namun kali ini suaranya berasal dari dapur.
Aku mencoba melihat ada apa di dapur.saat aku masuk ke dapur,aku terkejut.
Barang di dapur benar benar berantakan.Saat ku cek tidak ada yang hilang satupun.
Aku berpikir kalau ini mungkin ulah anak anak yang sering menjahiliku.
keesokan harinya saat aku ingin tidur kejadian ini terulang lagi.Pintu di depan kembali terbuka.
Aku menutup pintunya dan menguncinya,lalu terdengar kembali suara derit pintu dari arah dapur.
Aku kembali memeriksanya.Saat kulihat,barang barang di dapur kembali berantakan.Namun yang anehnya adalah posisi barang barang ini sama seperti kemarin.
Terdapat secarik kertas di dekat pemanggang.Aku mengambilnya.
Tidak ada tulisan apapun.Hanya ada noda merah seperti darah.Aku pergi ke kamar mandi dan membersihkan cairan merah ini dari tanganku.
Aku berpikir kalau ini masih ulah anak anak yang menjahiliku.Lalu aku melupakannya dan pergi tidur.
Keesokan harinya kejadian ini terulang lagi.Kali ini pintu hanya terbuka setengah.
Aku berpikir kalau ada seseorang yang sedang berada di dapur.
Lalu aku pergi ke dapur dan benar saja ada seseorang berpakain putih dengan celana jeans hitam sedang mengobrak abrik barang di dapur.
Aku masuk dan langsung menendang orang itu sampai ia jatuh.
Ia tidak bergerak sedikit pun.Aku mulai takut saat melihat pakaian orang itu berlumuran darah.Sebelumnnya aku tidak melihat terlalu jelas pakaian orang tersebut.
Kemudian orang itu bangun dan mengeluarkan sebilah pisau tajam yang berlumuran darah dari kantungnnya.
Aku ketakutan.Aku mencoba untuk naik ke lantai atas.
Orang ini menarik kakiku aku.aku mencoba untuk melepaskan pegangannya dengan menendang-nendangnnya.Aku tidak peduli tendanganku mengarah kemana yang penting itu membuatnya melepaskan kakiku.Secara tidak sengaja aku menendang wajahnya.Ia melepaskan kakiku sambil berguling guling di tangga.Aku masuk ke dalam kamar dan menguncinya.
Aku tidak tahu apa yang ia inginkan di rumahku tapi sepertinya ia ingin aku mati.
Ia sampai di depan pintu kamarku,mencoba mendobrak pintunya.
Lalu tiba tiba suasana menjadi sunyi.Keheningan ini membuatku tambah takut.
Aku mencoba mengintip dari bawah pintu,dia masih berdiri disana.lalu aku kembali ke tempat tidurku dan berharap tidak akan terjadi apa apa.
Tiba tiba orang itu memberi ku selembar kertas yang di kirimnya lewat kolong pintu.
Aku mengambil kertas itu dan mencoba membacanya.
"You Need To Sleep"
tulisan yang di tulis dengan darah.
Kemudian ia pergi begitu saja.aku menunggu agak lama untuk memastikan kalau ia benar benar sudah pergi.
Aku memasukan kunci ke lubang kunci dan memutarnya perlahan lahan.
Saat ku lihat keluar,pria itu memang sudah pergi.terlihat dari jejak darahnya yang mengarah keluar rumah.
Setelah itu aku menutup semua pintu dan menguncinya.
Aku beranjak ke tempat tidur dan mencoba untuk melupakan kejadian yang baru saja terjadi tadi.
Tiba tiba terdengar suara kaca pecah.
Aku bangun dan memeriksanya.Begitu terkejutnya diriku kaca pecah itu adalah jendela kamarku yang sepertinya baru saja di terobos seseorang.
Sekarang aku benar benar yakin kalau pria itu belum pergi dari rumahku.
Aku mencoba mencari kunci kamarku agar aku dapat lari keluar.
Tapi aku tidak dapat menemukannya di manapun.
Di pantulan kaca kamarku terlihat benda yang mengkilap kilap di samping bawah tempat tidurku.
Itu adalah kunci kamarku.Saat aku mencoba mengambilnya.Tiba tiba tanganku di pegang oleh seseorang dari bawah kasur.Ternyata itu pria yang tadi mendobrak jendela kamarku dan bersembunyi di bawah ranjangku.
Aku ditarik olehnya.Dengan sekuat tenaga aku menariknya kembali.
Pria itu keluar dari ranjangku dan menatap tajam kearahku yang sedang tersudut di kamarku.
Sekarang aku dapat melihat wajahnya.
Terdapat luka bakar di wajahnya dan sepertinya juga di seluruh tubuhnya,matanya di penuhi oleh rasa kebahagiaan dan dendam,dan mulutnya.mulutnya hampir membuatku muntah.Sepertinya ia merobek sendiri mulutnya hingga mendekati tulang pipi.Ia mencekikku dengan kuat dan mengarahkan pisau dapur ke arahku.Ia lalu mendekati telingaku.
Ia mengatakan sesuatu tapi tidak terdengar dengan jelas,tapi itu seperti terdengar"Go To Sleep"
Aku panik dan menendang dadanya sekuat tenagaku.Aku mencoba melompat dari jendela.Aku berhasil turun tapi sayangnnya tangan kiriku patah.Aku berlari seperti orang mabuk sambil menahan rasa sakit.
untunglah rumahku dekat dengan kantor polisi.Aku segera melaporkan kepada pak polisi dengan apa yang baru saja terjadi.Polisi datang ke rumahku.Disana polisi tidak di menemukan siapupun di seluruh rumah.

Aku tidak peduli kalau kau tidak percaya dengan ceritaku.
Aku hanya menceritakan pengalaman paling mengerikanku sejak 4 tahun yang lalu.
© 2020 kliwon.com. All rights reserved.