Posted by myname48 • 27-09-2015 10:39

Niat Iseng yang gagal



hari kamis pukul 3 sore hp ku berdering, ku lihat ada pesan masuk dari teman ku namanya Rio, yang isinya
"Anton, malam ini bisa nginep dirumah gw ga?, nyokap sama bokap gw lagi ga ada dirumah nih". Aku pun menyetujui nya dan kubalas "siipp, entar malam gw kerumah lu", dan beberapa saat kemudian pesan kembali masuk yang isinya "jangan kelamaan ya, lu tau kan malam ini malam apa?". Waktu membaca pesan tersebut aku langsung tertawa, aku jadi tau kalau dia lagi ketakutan, pas banget mau aku kerjain dia malam ini,

pukul 9 malam

aku mengeluarkan sepedaku dari rumah dan ku sms Rio "Otw bro.." beberapa lama kumudian saat aku lagi dijalan, ada sms dari Rio masuk, dan isinya "kampreet, kelamaan lu coeg, cepetan dong, gw sendirian nih dirumah"
hahaha lagi-lagi aku tertawa membaca smsnya, benar-benar ketakutan nih anak, lalu aku balas smsnya "Ok,Ok sabar bro, ini lagi dijalan, bentar lagi sampai". Dan akhirnya sampai juga di depan rumahnya, lalu ku sms Rio agar dia membukakan pintunya, akhirnya Rio pun membukakan pintu dan kami pun masuk kedalam rumahnya, untuk menghilangkan kesunyian kami pun memutuskan untuk main pes di kamarnya, 4 kali main dan 4 kali pula aku kalah, hingga tak terasa malam sudah pukul setengah 11, tiba-tiba aku mau buang air kecil, dan bertanya padanya dimana toiletnya berada, setelah diberitahu Rio Akupun menuju kesana, setelah selesai buang air kecil, tiba-tiba terlintas di pikiran ku mau mengerjai Rio, tapi tiba-tiba aku juga jadi lapar, akhirnya aku putuskan untuk pergi ke dapur untuk mencari makanan, baru setelah itu ngerjain Rio, waktu sampai di dapur, aku kaget karena ada seorang wanita yang sedang memotong daging ikan segar, ku coba mendekat dan aku pun langsung tahu dari wajah cantiknya kalau itu Siska adiknya Rio, aku berpikir, loh ternyata Siska juga ga ikut pergi ya, lalu ku coba untuk mendekatinya dan bertanya padanya "eh, Siska kamu ga ikut pergi juga ya?" tetapi dia hanya diam dan tetap memotong daging ikan itu, ku coba tanya sekali lagi "kenapa kamu cuma diam aja?" dia tetap tidak menjawab, dan tatapan matanya tetap tertuju pada ikan yang di potongnya, aku berpikir ada yang aneh sama Siska, wajahnya agak pucat, dari tadi juga hanya diam saja, aku pun pergi meninggalkannya untuk pergi menuju kamar Rio hingga aku lupa niat ngerjain Rio, waktu sampai di kamar aku melihat Rio sedang telponan, setelah selesai aku pun bertanya padanya "Rio, kenapa tuh Siska sendirian di dapur? wajahnya agak pucat, kalian lagi berantem ya?" sambil mengerutkan dahinya, Rio jadi bingung dan berkata "Siska? Dimana?" lalu ku jawab "di dapur, tadi dia lagi motong daging ikan" Rio langsung tertawa "hahaha, Lu mau ngerjain gw ya? Mana ada Siska, dia juga pergi ikut nyokap sama bokap gw, ini buktinya barusan dia nelpon gw, tadi gw juga bilangkan kalau gw sendirian di rumah malam ini" mendengar perkataan Rio, Seketika badanku jadi merinding dan berpikir kalau benar Rio cuma sendirian dirumah, lalu siapa yang ada di dapur tadi? Saking merindingnya aku langsung menyuruh Rio untuk cepat-cepat tidur.

Di pagi harinya, tiba-tiba aku terbangun karena mendengar teriakan Rio dari dapur, karena penasaran aku pun mendatanginya, dan betapa kagetnya aku, karena melihat ada daging tikus yang terpotong-potong, badannya hancur, tapi kepalanya masih utuh, dan tempat tikus itu terpotong, sama persis ketika aku melihat Siska memotong daging ikan tadi malam, Rio pun bertanya "siapa yang melakukan ini?" tetapi aku hanya terdiam tanpa bisa menjawab pertanyaannya.
© 2020 kliwon.com. All rights reserved.