Jambi Jambi
Posted by Sershan • 04-08-2016 10:02

Tatapanmu Mengalihkan Duniaku



Sore sobat, disini saya akan berbagi lagi cerita nyata yang dialami kakak sepupu saya, yang sudah saya ceritakan sebelumnyaPengalaman Pertama . Jadi pada tahun 2007 dia datang ke tempat saya di Jambi, tepatnya di Kab. Tanjung Jabung Timur, nah disini dia ikut kerja jadi anggota organ tunggal.

Jadi suatu malam, setelah selesai pentas organ tunggal di suatu acara pernikahan, ia diminta untuk mengantar biduan nya pulang, jarak antara tempat acara dengan rumah biduan tersebut lumayan jauh dan karena tempat kami disini masih termasuk pelosok, penerangan benar2 minim. Pukul 22.00 ia berangkat mengantar pulang biduan tersebut, melewati jalan tanah kuning yang sepi dengan semak belukar disisi jalan, melewati beberapa jembatan dengan pohon bambu disisinya, tak ada hal ganjil yang terjadi dan semua berjalan lancar. Setelah sampai ia langsung akan berniat pulang dan si biduan tadi bilang kalau hati2 karena rute yang tadi dilewati angker. Ia bergegas pulang dan jam sudah menunjukan 00.30 malam.

Melewati jalanan tadi suasana masih sama, sepi tanpa papasan dengan kendaran apapun, 200an meter sebelum sampai jembatan, dari kejauhan ia melihat sesuatu disisi jembtan, karena cuaca terang bulan ia bisa melihat dengan jelas dan berfikir mungkin hanya plastik. Namun semakin mendekat, ia semakin yakin itu bukan plastik. Jarak hanya sekitar 2 meter dari jembatan, sosok cewe dengan rambut panjang awut2an dan berpakaian putih khas yang sering kita sebut Kuntilanak sedang duduk dengan wajah tertunduk dipagar jembatan tsb. Bukannya ngebut memacu motor tapi ia malah berhenti dan mengarahkan cahaya lampu motor ke sosok yang sedang duduk dipagar jembatan."Ben, arep tak enteni sak kuat opo kowe njagong neng kono" (biar aku tunggu seberapa kuat kamu duduk disitu), gumam nya.

lampu motor terus disorot ke arah itu, dan sekitar 15 menitan sosok itu akhirnya menggerakan kepalanya, menoleh ke arah kakak sepupu saya, dan saling menatap beberapa saat, wajahnya cantik tapi pucat, sosok itu tersenyum dan masih dalam posisi duduk, sosok itu perlahan -lahan melayang bergerak ke atas lalu hilang. Setelah pergi, baru lah kakak sepupu saya melanjutkan perjalanan pulang.

--sEKIAN--
© 2020 kliwon.com. All rights reserved.