Jawa timur Sidoarjo
Posted by PleavSense • 19-10-2015 14:59

Main pulang malam



Disini gw akan menceritakan kejadian tetangga gw.

Sekitar sebulan yang lalu.
Aku bermain ke warnet bersama temanku, dia sangat sering pergi ke warnet malam" begini.
Waktu itu kira" jam 8 malam, aku bermain paket malam.
Niatnya sih cuman maen 3 jam. Tapi entah mengapa gairah game-ku telah muncul.

Sekitar jam 2 pagi, akupun memutuskan untuk pulang ke rumah karena sudah terlalu capek.
Waktu itu aku bingung mau lewat mana, karena ada 2 Jalan untuk kembali kerumah.
Akupun memutuskan lewat depan, ya jalan itu memang bisa dibilang jalan tercepat untuk pulang. Tapi aku mendengar ada mitos, pohon didepan toko bangunan penghuninya sering menampakkan diri.
Akupun menghiraukan hal itu, temanku yang sering keluar malam itu nampak sangat santai.
Berbeda 360 derajat denganku yang sangat kecapekan ini dan ada rasa takut yang agak keluar.
Saat aku telah berjalan hingga toko bangunan tsb. Aku agak merinding melihat pohon itu, pohonnya sih tidak terlalu besar dan daunya tidak terlalu rindang. Jadi tidak ada masalah sih buatku.

Setelah melihat pohon itu, aku kembali berjalan. Tapi baru saja aku berjalan ada seseorang yang seperti melempar batu kearahku.
Tapi tidak ada seorang pun disana kecuali temanku yang ada dipinggirku ini. Lalu aku bertanya.
"Lu tau ga siapa yg ngelempar tadi"
"Ngelempar apaan emangnya ?" Temanku malah bertanya.
Aku menjawabnya "Lha ini batunya"
"Kena badanlu gak?"
"Engga sih"
"Ya udah ga perlu dipermasalahin napa"

Akupun akhirnya mengajak temanku kembali berjalan.
Tak lama ada suara orang memanggil namaku, dan aku menengok kebelakang tidak ada orang.
Ketika aku kembali menengok kedepan. Ada sosok wanita rambutnya panjang sampai ke jalan, wanita itu berada di atas pohon.
Dengan reflex-ku akhirnya aku berlari secepat mungkin bersama temanku kembali ke arah warnet, but suara wanita itu nampaknya masih mengikuti dibelakang kami.
Lalu kami menengok kebelakang dan..
Wanita itu masih mengejar kami dengan melayang seperti layangan
Mulutku berdoa setiap melangkahkan kakiku ke tanah.. kakiku terasa berat, walau begitu aku tetap berlari sekuat tenaga.
Dan akhirnya kami tiba dipertigaan aku belok kekiri sementara temanku belok kekanan. Memang sih itu arah jalannya pulang.
Ketika aku menengok kebelakang wanita itu sudah tak terlihat. Akhirnya aku memutuskan berhenti sejenak karena sudah capek. Ketika aku jalan. Suara itu kembali terdengar tepat dibelakangku dan aku menengok kebelakang tak ada orang sama sekali disana.
Ketika aku melihat kedepan lagi, tiba" ada sosok dari kejauhan yg seperti wanita itu tadi.. tapi sekarang dia sangat cepat melayang menuju padaku. Akhirnya aku pun menjerit histeris dan tak sadarkan diri.
Ketika aku bangun aku sudah berada di sebuah warung kopi.
© 2020 kliwon.com. All rights reserved.