Yogyakarta Wirobradjan
Posted by Karlin_p • 12-03-2016 11:44

Kau Yakin?



"Huh, seenaknya saja dia. Aku capek mengerjakan semua tugas ini semalaman dan dia tinggal mencontek saja". Gerutuku dalam hati. Aku tak bisa melawannya karena dia memegang rahasiaku yang cukup besar.

Tak hanya aku. Teman-teman ku yang lain juga. Beberapa sudah melaporkan pada guru kami tapi tetap tak berhasil. Dia bagai belut licin yang tak bisa ditangkap begitu saja.

Setelah lelah menjalani hari hari SMA yang penuh dengan kegiatan aku tetap belajar untuk besok karena ada ulangan. Walau aku tahu ia pasti akan mencontek kepadaku.

Besoknya saat ulangan ia meminta contekan padaku. Aku yang sudah jengkel memberikannya satu syarat. "Kalo lo mau gue kasih contekan lo harus  turutin mau gue" . "Ia, udah cepetan sini" katanya dengan merebut kertasku.

"Ayo ikut, lho udah janji kan". Kataku sambil menarik tangannya. "Lo mau apa sih? Mau ngelaporin gue? Ga mempan kali. Atau lo mau bocorin rahasia gue?"
"Lo yakin? Tapi Gue nggak tau rahasia lo kok, sembariku tersenyum.".".
Kami kehalaman belakang sekolah dimana tempat ini memang agak aneh dan jarang dikunjungi banyak orang karena katanya ada makhluk aneh disana.

Seminggu kemudian, terjadi kegemparan bahwa ditemukan mayat dihalaman belakang sekolah dikolam yang banyak terdapat belut yang besar lagikan licin. Baunya sungguh menyengat. "Makanya jangan coba-coba bermain denganku dan peliharanku, sekarang kau tak hanya pernah melihatku membunuh tapi juga merasakannya, kan?". Bisikku tersenyum ditengah kegemparan.
© 2020 kliwon.com. All rights reserved.